Artikel Keuangan
![]()
Strategi Pendanaan Bisnis
Mengatur Sumber Pendanaan Perusahaan
Mendirikan suatu usaha, baik usaha dengan bentuk perseorangan (UD) atau badan usaha (PT, CV), tentunya tidak terlepas dari pertanyaan :
1. Jenis usaha yang akan dijalankan.
2. Seberapa besar (luas) pangsa pasar yang akan dilayani.
3. Karakteristik pembayaran dari supplier dan konsumen terhadap penjualan dan pembelian.
4. Seberapa besar optimisme pengusaha akan mengembangkan usahanya pada masa mendatang.
5. Margin laba usaha.
6. Seberapa besar kebutuhan dana yang dibutuhkan untuk usaha.
Pada sesi ini membahas dalam kaitannya, bagaimana merencanakan dan mengatur strategi pendanaan sebuah usaha. Pendanaan ini merupakan aspek penting yang harus dipikirkan sebelum menjalankan sebuah usaha, karena dana ini diperlukan sebagai modal usaha untuk mendanai :
1. Persediaan, piutang, uang tunai (kas dan bank).
2. Pengadaan aset tetap.
3. Membiayai biaya operasional.
Setiap jenis usaha, memiliki karakteristik kebutuhan pendanaan yang berbeda-beda, seperti pengusaha yang bergerak di bidang distribusi (distributor) akan berbeda dengan kebutuhan pendanaan usaha yang bergerak dalam bidang jasa atau manufaktur (pabrikan).
Perencanaan yang salah, pada akhirnya akan menuntuk pada cara pengelolaan yang salah pula, karena langkah awal yang diambil merupakan keputusan penting dalam memulai sebuah bisnis, akan menentukan keberhasilan pada langkah-langkah berikutnya.
Kebutuhan pendanaan dapat sebuah usaha dapat dipenuhi dari sumber :
1. Internal, yaitu berasal dari setoran modal pemiliki usaha (modal saham disetor).
2. Eksternal, yaitu berasal dari pinjaman pihak ke-3. Pinjaman berasal dari supplier, investor atau bank.
Menghitung dan merencanakan sumber pendanaan yang tepat merupakan langkah awal yang penting, yaitu menghitung berapa besar modal usaha yang dibutuhkan, kapan dana tersebut dibutuhkan, dari mana dana tersebut diperoleh dan bagaimana mengatur perputaran pendanaan yang ada agar tidak terjadi kesulitan di kemudian hari.
Pendanaan yang baik, tidaklah berarti semuanya harus didanai dengan modal sendiri atau semua didanai dengan modal pihak ke-3 atau pinjaman, tetapi harus memperhatikan banyak aspek diatas, sehingga strategi pendanaan yang tepat dapat membantu usaha untuk terus mengembangkan volume usahanya, baik saat ini maupun mendatang.
Pendanaan yang baik juga menghitung aspek internal dan eksternal dari sebuah bisnis, yaitu : lingkungan persaingan, tingkat bunga pinjaman (eksternal), perputaran modal kerja, margin laba, perputaran hutang dan piutang, perputaran sediaan (stok). Berapa modal kerja yang dibutuhkan oleh sebuah usaha, perlu dihitung dengan memadai, dan bagaimana menghitung serta menentukan strategi pendanaan yang tepat dalam sebuah usaha, baik bisnis baru maupun bisnis yang sudah berjalan, memerlukan suatu "rumusan" yang tepat.
"Doing the right things, in the right time, with the right strategy."
-Tim SCG-
