Berita Lainnya
![]()
Sidharta, AP Tah Harus Tandatangani Ceklist
akuntanonline.com, 26 Maret 2013
Guru Besar Akuntansi Fakultas Ekonomi UI, Sidharta Utama menilai keberatan yang diajukan akuntan publik (AP) terhadap aturan OJK yang mengharuskan ikut menandatangani ceklist prosedural laporan keuangan emiten yang diauditnya merupakan hal yang wajar.
Laporan keuangan menurutnya merupakan tanggung jawab dari manajemen, sedangkan ceklist prosedural
Haruskah, Ceklist LP Emiten Ditandatangi AP
akuntanonline.com, 25 Maret 2013
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih mempertimbangkan keberatan para akuntan publik (AP) yang berpraktek di pasar modal harus ikut menandatangani ceklist pengungkapan laporan keuangan emiten dan perusahaan publik.
Menurut Kepala Ekskutif OJK Pasar Modal, Nurhaida, keberatan para AP tersebut masih dalam pembicaraan dengan Institut Akuntan
Kadin Akhirnya Kirimkan Wakil di KPAP
akuntanonline.com, 20 Maret 2013
Komite Profesi Akuntan Publik (KPAP) selangkah lagi resmi terbentuk. Posisinya saat ini tengah menungu pengesahan dalam bentuk Keputusan Menteri Keuangan (KMK) setelah wakil dari ketigabelas unsur KPAP lengkap.
Menurut Kepala Pusat Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilia (PPAJP) Kementerian Keuangan, Langgeng Subur, seluruh unsur telah
Ketua OJK, Penerapan Konvergensi IFRS Bertahap
akuntanonline.com, 6 Maret 2013
Walau proses konvergensi IFRS (International Financial Reporting Standard) telah berlangsung sejak tahun 2008 lalu, namun hingga saat ini pemahaman tentang PSAK (Penyataan Standar Akuntansi Keuangan) konvergensi IFRS dipandang masih perlu ditingkatkan.
Hal itu disampaikan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad dalam sambutannya pada
OJK Harapkan IAPI & IAI Segera Adopsi ISA
akuntanonline.com, 6 Maret 2013
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad mengharapkan peran akuntan publik (AP) sebagai landasan utama bagi industri jasa keuangan. "OJK sangat memerlukan AP yang handal dan terpercaya," kata dia pada Seminar "IFRS Dynamic 2013 and Beyond Impact to Indonesia" di Jakarta, Rabu (6/03/2013).
Redenominasi Tak Bisa Terlaksana di 2014
kompas.com, 31 Januari 2013
JAKARTA - Menteri Keuangan Agus Martowardojo memperkirakan redenominasi atau penyederhanaan nilai mata uang rupiah tidak dapat dilaksanakan pada 2014. Pasalnya, butuh waktu yang lama agar masyarakat paham mengenai Redenominasi.
Agus menjelaskan, hingga saat ini tengah dilakukan sosialisasi redenominasi kepada masyarakat oleh Bank Indonesia dan
Tiga Sebab Rupiah Terus Melemah
kompas.com, 31 Januari 2013
JAKARTA, Nilai tukar rupiah akhir-akhir ini cenderung melemah. Pelemahan ini dinilai tidak sesuai dengan kondisi fundamental Indonesia yang positif.
Ekonom pasar uang Farial Anwar menjelaskan, kondisi nilai tukar rupiah terus melemah sejak awal 2012 lalu. Dalam setahun, rupiah terus melemah dari Rp 9.000 menjadi
OJK & Asosiasi Profesi Buat Kesepakatan
akuntanonline.com, 28 Januari 2013
Ketua Dewan Audit Otorittas Jasa keuangan (OJK) Ilya Avianti menyatakan telah menggandeng 12 asosiasi profesi bidang internal audit, risk management, qualty assurance dan kepatuhan industri jasa keuangan untuk melakukan kerjasama. Langkah tersebut dengan maksud untuk mencapai industri keuangan yang sehat dan stabil.
Kerjasama
Menkeu, Saatnya Persiapan Redenominasi
akuntanonline.com, 23 Januari 2013
Menteri Keuangan Agus DW Martowardoyo menyatakan redenominasi dapat menyederhankana penyajian laporan keuangan dan akuntansi. Meski demikian, redenominasi harus dilakukan hati-hati, karena banyak negara gagal dalam pelaksanaan Redenominasi. "Meski demikian, redenominasi bukan sanering," tegasnya pada acara Kick Off Konsultasi Publik Perubahan Rupiah di Jakarta, Rabu (23/01/2013).
Ito, Redenominasi Memudahkan Akuntan dan Mingkatkan Efisiensi
akuntanonline.com, 20 Desember 2012
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Ito Warsito menyatakan rencana pemerintah untuk melakukan redonominasi akan membantu para akuntan dalam menghitung dan menyusun laporan “kalau akuntan akan lebih gampang lagi kerjanya karena jumlah digit yang ada sekarang akan berkurang 3 digit, artinya yang ditulis atau diketik itu
