Solomon Consulting Group

 

Berita Akuntansi

Butuh Dukungan Pemerintah Konvergensi IFRS

 

akuntanonline.com, 7 Maret 2013

 

Butuh dukungan penuh dari pemerintah agar Indonesia bisa secara penuh mengadopsi Sistem Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS). Proses adopsi selama ini berlangsung lamban, karena keterbatasan sumber daya, baik di Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) maupun para pelaku di sektor akuntansi.

 

"Dorongan dari pemerintah harus kuat, karena tidak mungkin DSAK dan IAI bisa melakukan hal itu sendiri. Paling tidak, Menteri Keuangan harus committed untuk memastikan IFRS ini terimplementasi dengan baik dan tepat waktu," kata Setiyono Miharjo, pakar akuntansi dari Universitas Gadjah Mada di sela-sela seminar internasional yang diselenggarakan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) bertajuk "IFRS Dynamics and Beyond: Impact to Indonesia" di Jakarta, Kamis (7/03/2013) .

 

Hal lain yang penting dalam mengadopsi IFRS, kata lulusan Temple University, Philadelphia, Amerika Serikat, perlu dihindari kemungkinan kerugian yang dialami perusahaan. Misalnya, dari sisi perpajakan, Menteri Keuangan seharusnya mengharmonisasi hal-hal yang demikian.

 

Namun, Setiyono mengingatkan, bagi Indonesia penting untuk menerapkan sebuah standar yang diakui secara global, apalagi dalam konteks investasi. Setelah iklim investasi dalam negeri kondusif, investor biasanya selalu menanyakan standar keuangan yang dianut, sehingga mereka bisa melakukan komparasi global secara akurat.

 

Apalagi dalam konteks G-20, adopsi IFRS ini akan menaikkan posisi Indonesia di mata investor asing, karena sudah menganut sistem keuangan yang berlaku global. "Ketika kita mengatakan standar kita konvergen dengan IFRS, investor akan langsung mendapat gambaran, sehingga memudahkan mereka membuat keputusan," ujarnya.

 

Kondisi Indonesia berbeda dengan negara tentangga, Filipina yang telah mengadopsi IFRS secara penuh tahun 2005, sebagaimana disampaikan Josephine Adrienne A Abarca dari Patner Assurance KAP SGV & Co, kantor akuntan publik di Pilipina yang berafiliasi dengan Ernst & Young. Menurut dia, setelah melakukan adopsi penuh IFRS terjadi peningkatan invetasi di negerinya karena investor asing terutama Eropa bisa membaca laporan keuangan perusahaana perusahaan.

 

Sayangya, Josephine tidak bisa menyebutkan angka peningkatan investasi yang masuk ke negerinya sebelum dan setelah melakukan adopsi penuh IFRS. Ia hanya mengatakan keyakinannya salah satu penyebab terjadi peningkatan investasi karena negaranya telah mengadopsi secara penuh IFRS.

 

Dalam perjalananya, Josephine mengakui, penerapan IFRS mengalami gejolak, terutama pada interprestasi IFRS 16 tentang Real Esteta, sehingga belum diadopsi karena IFRS menggunakan penilaian terkini. Selain itu, terkait dengan IFRS Kontrak Asuransi, Pilipina sampai saat ini masih menunggu perubahan phase kedua kontrak, yang direncanakan olh IASB selesai tahun 2015.

 

 

Loading

Arsip Berita

Pajak

Audit

Akuntansi

PRESS RELEASE: IAI SIAPKAN STANDAR AKUNTANSI AGAR EMKM CAPAI LITERASI KEUANGAN

 

Konglomerasi Keuangan Indonesia, Berkah atau Tulah?

 

Profesi sebagai Engine of Reform

 

Whistle Blowing System di OJK "Nyanyi Sunyi Para Saksi Kunci"

 

Ikatan Akuntan Indonesia Terlibat Dalam Upaya Mengoptimalkan Penerapan Good Governance di Sektor Publik

 

OJK Hanya Akui Akuntan Beregister | Prof. Ilya Avianti, Ak., CA. | Anggota Dewan Komisioner OJK |

 

MERAIH MASA KEEMASAN, BERJAYA DI KAWASAN REGIONAL! (RUBRIK SUDUT PANDANG, MAJALAH AKUNTAN INDONESIA (AI) EDISI BULAN MARET 2014)

 

PMK 25/2014 = BLUE PRINT CA | Oleh Dr. Khomsiyah, Ak., CA. (Ketua DSAP IAI)

 

Menkeu Tetapkan Ketentuan Mengenai Akuntan Beregister Negara

 

Era Baru Akuntan Profesional PMK 25/PMK.01/2014 Tentang Akuntan Beregister Negara Lahir Sebagai Legal Backup Profesi Akuntan Profesional

 

KAKBI Siap Diimplementasikan

 

PMK Akuntan Beregister Negara

 

Bersiap Diri Menyambut Pasar Tunggal ASEAN

 

Babak Baru CA Indonesia

 

Enam Strategi Akuntan Hadapi MEA 2015

 

IAI Minta KJA Bisa Praktek di Pasar Modal

 

Peran IAI Akan Dipertegas sebagai Standar Setter

 

KJA Dikhawatirkan Memakan 'Kue' AP

 

LK Berbasis TI, Mndesak PSAK Taksonomi

 

IAI Harus Sosialisasi Lebih Dini Revisi SAK

 

DSAK IAI Sedang Susun SAK Nirlaba

 

Dimulai, Gelombang Kedua Konvergensi IFRS

 

IAI Tengah Merancang Kode Etik Akuntan

 

Akuntan Beregister Negara Wajib Ikuti PPL

 

Berat, Sarjana Akutansi Bisa Lulus Ujian CPA?

 

Serbuan Akuntan dari ASEAN Hanya Mitos

 

DSAK Resmi Memberlakukan 4 ISAK

 

Akuntan Manajemen Harus Pantau Kepatuhan GCG

 

Pengeloloan Lingkungan Tambang Mengikuti PSAk 57

 

Berbahaya, Hilangkan PPAK Menjadi Akuntan

 

Masa Depan PPAK Diperkirakan Suram

 

Ada Enam Jalur Bisa Membuka KJA

 

KJA Konsultan Keuangan Usaha Kecil Menengah

 

Akuntan Beregister Berpeluang Buka KJA

 

IAI dan PPAJP Rancang Cetak Biru Akuntan

 

AP Tak Perlu Khawatir Hadapi MEA

 

Akuntan Forensik Profesi yang Menggiurkan

 

Perlu Didrong Bahas RUU Pelaporan Keuangan

 

Menkeu Agar Priorotaskan UU Pelaporan Keuangan

 

IFRS 13, Akuntan & Penilai Butuh Pemahaman Sama

 

Butuh Dukungan Pemerintah Konvergensi IFRS

 

DSAK Masih Pertimbangkan Adopsi IAS 19

 

DSAK IAI Wacanakan SAK untuk Entitas Kecil

 

Sarjana Non Akuntansi Bisa Jadi AP

 

Jumlah Akuntan Publik Kian Berkurang

 

AP Terkena Sanksi, jika Fee Dibawah Standar

 

Laporan Keuangan Tanggungjawab Manajemen

 

RPP Komite Akuntan Publik Segera Terbit

 

Hasil KLB Yogyakarta: IAI Perluas Keanggotaan Keprofesian

 

Wapres Akui Masih Sulit Untuk Menjadikan Good Governance Suatu Budaya

 

Diterbitkan Laporan Keuangan Baru bagi Emiten

 

Akuntan Profesional Adalah Mental Menjaga Reputasi

 

Wayan , OJK akan Gunakan Akuntan Publik

 

Jalur non Sarjana Akuntansi Masih Tertutup

 

Asosiasi Profesi Harus Dukung Penertiban Jasa Akuntan

 

Laporan Keuangan Lembaga Mikro Tak Perlu Diatur

 

Energi Positif Akuntan Profesional

 

Titik Nol Register Akuntan

 

Para Akuntan Harus Siap Hadapi Serbuan Asing

 

SAK Efektif Berlaku 1 Januari 2012

 

Lainnya

 

Hubungi Kami

Solomon Consulting Group
     
Telepon : 081-1360-890
     
E-mail : info@proscg.com
     


 

Hubungi Kami

 

Event

Karir

Quotes

“Trust in the LORD with all your heart, and lean not to your own understanding. In all your ways acknowledge Him, and He shall direct your paths. [Proverbs 3 : 5,6]”

 

 

Copyright © 2012 by Solomon Consulting Group
Powered by tobsite.com