Solomon Consulting Group

 

Berita Akuntansi

Asosiasi Profesi Harus Dukung Penertiban Jasa Akuntan

 

iaiglobal.or.id, 23 Mei 2012

 

Seluruh unsur asosiasi profesi akuntan di Indonesia harus bersatu mendukung revisi Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 331/KMK.017/1999 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Akuntan Pada Register Negara yang digadang Pusat Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilai (PPAJP) Kementerian Keuangan, agar akuntan nasional bisa mengejar ketertinggalan dan  sejajar dengan akuntan dari negara lainnya. Bila tidak ada visi dan starategi bersama dari seluruh pemangku kepentingan, maka jumlah akuntan profesional dari Indonesia yang lahir akan tetap minim dan membuat akuntan asing semakin mudah untuk menyerang dan mendominasi industri akuntan dalam negeri.
Direktur Eksekutif Ikatan Akuntan Indonesia Elly Zarni Husin mengungkapkan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sebagai organisasi profesi yang menaungi akuntan diseluruh Indonesia  memiliki tanggung jawab profesi untuk turut berperan menjamin orang-orang yang bergelut di ranah keprofesian senantiasa memiliki kompetensi, integritas, serta kredibilitas. Dia mengatakan 51 ribu lebih pemegang register akuntan saat ini sudah seyogianya melakukan registrasi ulang untuk memastikan komitmen mereka dalam menekuni profesinya secara optimal, dengan menghasilkan kualitas pekerjaan terbaik dan keinginan menjaga kompetensinya dengan mengikuti Pendidikan Profesional Berkelanjutan.
  
“Akuntan profesional sebuah identitas dan mental untuk memberikan dedikasi terbaik bagi profesi. IAI berusaha terlibat aktif karena ingin profesi akuntan senantisa terhormat di mata publik dan memberi nilai tambah dalam bidang yang terkait pelaporan keuangan. Makanya, apabila diberi kepercayaan oleh Pemerintah, IAI akan siap memfasilitasi registrasi ulang semua pemegang register akuntan, bukan mensertifikasi ulang CPA. “Pemegang sertifikat akuntan publik (CPA) saat ini diharapkan tidak memiliki kekhawatiran berlebihan apabila kebijakan baru ini disetujui. Pasalnya, para CPA tentu telah memiliki pengalaman praktik di bidang akuntansi, sehingga gelar Akuntannya pasti dapat tetap dipertahankan apabila ketentuan baru yang diwacanakan saat ini segera diberlakukan ” ungkapnya.
Elly mengemukakan momentum untuk melakukan transformasi sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi, karena Indonesia sudah menjadi pusat perhatian ekonomi dunia sebagai anggota G-20 dari kawasan Asia Tenggara. Indonesia juga telah ditunjuk sebagai Pemimpin ASEAN pada tahun 2011 lalu, dan telah mendapat amanah sebagai leader Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) pada 2013 mendatang. Tak hanya itu, gerbang ASEAN Free Trade Area (AFTA) 2015 juga bisa menjadi ancaman bila kesiapan stakeholders keprofesian kurang optimal.
Makanya, ungkap Elly, kehadiran akuntan profesional yang memiliki kualifikasi sesuai standar dan benchmark internasional semakin penting dan starategis, dalam mewujudkan perekonomian nasional yang berdaya saing dengan penguatan SDM dalam negeri. Dia menilai wacana KMK pembinaan profesi akuntan akan membuat akuntan bekerja dengan standar kompetensi terbaik, mematuhi kode etik, serta konsistensi dalam penegakan disiplin keprofesian.
“Dengan adanya wacana KMK baru, diharapkan seseorang yang nantinya ingin mendapatkan gelar akuntan dapat memilih untuk menempuh jalur pendidikan profesi akuntansi seperti selama ini, atau mengikuti ujian profesi akuntan yang akan diselenggarakan IAI. Setelah diverifikasi pengalaman praktik di bidang akuntansi oleh IAI barulah mereka dapat mendaftar untuk memperoleh Register Negara untuk Akuntan.” ungkapnya.  



 

Loading

Arsip Berita

Pajak

Audit

Akuntansi

PRESS RELEASE: IAI SIAPKAN STANDAR AKUNTANSI AGAR EMKM CAPAI LITERASI KEUANGAN

 

Konglomerasi Keuangan Indonesia, Berkah atau Tulah?

 

Profesi sebagai Engine of Reform

 

Whistle Blowing System di OJK "Nyanyi Sunyi Para Saksi Kunci"

 

Ikatan Akuntan Indonesia Terlibat Dalam Upaya Mengoptimalkan Penerapan Good Governance di Sektor Publik

 

OJK Hanya Akui Akuntan Beregister | Prof. Ilya Avianti, Ak., CA. | Anggota Dewan Komisioner OJK |

 

MERAIH MASA KEEMASAN, BERJAYA DI KAWASAN REGIONAL! (RUBRIK SUDUT PANDANG, MAJALAH AKUNTAN INDONESIA (AI) EDISI BULAN MARET 2014)

 

PMK 25/2014 = BLUE PRINT CA | Oleh Dr. Khomsiyah, Ak., CA. (Ketua DSAP IAI)

 

Menkeu Tetapkan Ketentuan Mengenai Akuntan Beregister Negara

 

Era Baru Akuntan Profesional PMK 25/PMK.01/2014 Tentang Akuntan Beregister Negara Lahir Sebagai Legal Backup Profesi Akuntan Profesional

 

KAKBI Siap Diimplementasikan

 

PMK Akuntan Beregister Negara

 

Bersiap Diri Menyambut Pasar Tunggal ASEAN

 

Babak Baru CA Indonesia

 

Enam Strategi Akuntan Hadapi MEA 2015

 

IAI Minta KJA Bisa Praktek di Pasar Modal

 

Peran IAI Akan Dipertegas sebagai Standar Setter

 

KJA Dikhawatirkan Memakan 'Kue' AP

 

LK Berbasis TI, Mndesak PSAK Taksonomi

 

IAI Harus Sosialisasi Lebih Dini Revisi SAK

 

DSAK IAI Sedang Susun SAK Nirlaba

 

Dimulai, Gelombang Kedua Konvergensi IFRS

 

IAI Tengah Merancang Kode Etik Akuntan

 

Akuntan Beregister Negara Wajib Ikuti PPL

 

Berat, Sarjana Akutansi Bisa Lulus Ujian CPA?

 

Serbuan Akuntan dari ASEAN Hanya Mitos

 

DSAK Resmi Memberlakukan 4 ISAK

 

Akuntan Manajemen Harus Pantau Kepatuhan GCG

 

Pengeloloan Lingkungan Tambang Mengikuti PSAk 57

 

Berbahaya, Hilangkan PPAK Menjadi Akuntan

 

Masa Depan PPAK Diperkirakan Suram

 

Ada Enam Jalur Bisa Membuka KJA

 

KJA Konsultan Keuangan Usaha Kecil Menengah

 

Akuntan Beregister Berpeluang Buka KJA

 

IAI dan PPAJP Rancang Cetak Biru Akuntan

 

AP Tak Perlu Khawatir Hadapi MEA

 

Akuntan Forensik Profesi yang Menggiurkan

 

Perlu Didrong Bahas RUU Pelaporan Keuangan

 

Menkeu Agar Priorotaskan UU Pelaporan Keuangan

 

IFRS 13, Akuntan & Penilai Butuh Pemahaman Sama

 

Butuh Dukungan Pemerintah Konvergensi IFRS

 

DSAK Masih Pertimbangkan Adopsi IAS 19

 

DSAK IAI Wacanakan SAK untuk Entitas Kecil

 

Sarjana Non Akuntansi Bisa Jadi AP

 

Jumlah Akuntan Publik Kian Berkurang

 

AP Terkena Sanksi, jika Fee Dibawah Standar

 

Laporan Keuangan Tanggungjawab Manajemen

 

RPP Komite Akuntan Publik Segera Terbit

 

Hasil KLB Yogyakarta: IAI Perluas Keanggotaan Keprofesian

 

Wapres Akui Masih Sulit Untuk Menjadikan Good Governance Suatu Budaya

 

Diterbitkan Laporan Keuangan Baru bagi Emiten

 

Akuntan Profesional Adalah Mental Menjaga Reputasi

 

Wayan , OJK akan Gunakan Akuntan Publik

 

Jalur non Sarjana Akuntansi Masih Tertutup

 

Asosiasi Profesi Harus Dukung Penertiban Jasa Akuntan

 

Laporan Keuangan Lembaga Mikro Tak Perlu Diatur

 

Energi Positif Akuntan Profesional

 

Titik Nol Register Akuntan

 

Para Akuntan Harus Siap Hadapi Serbuan Asing

 

SAK Efektif Berlaku 1 Januari 2012

 

Lainnya

 

Hubungi Kami

Solomon Consulting Group
     
Telepon : 081-1360-890
     
E-mail : info@proscg.com
     


 

Hubungi Kami

 

Event

Karir

Quotes

“Trust in the LORD with all your heart, and lean not to your own understanding. In all your ways acknowledge Him, and He shall direct your paths. [Proverbs 3 : 5,6]”

 

 

Copyright © 2012 by Solomon Consulting Group
Powered by tobsite.com