Solomon Consulting Group

 

Berita Akuntansi

Masa Depan PPAK Diperkirakan Suram

 

akuntanonline.com, 10 Juni 2013

 

Masa depan program PPAK (pendidikan profesi akuntan) yang diselenggarakan perguruan tinggi tampaknya akan suram. Rancangan Peraturan Menteri Keuangan (RPMK) tentang Register Akuntan Negara menetapkan PPAK bukan merupakan persyaratan. Sebelumnya, setiap yang ingin berprofesi akuntan harus mengikuti PPAK.

 

Menurut Kepala Pembinaan Akuntan PPAJP Kementerian Keuangan, Agus Suparto dalam cetak biru profesi akuntan yang termuat dalam RPMK bakal ada 6 jalur menuju profesi akuntan. Dari enam jalur tersebut, hanya satu jalur yang disyaratkan mengikuti PPAK. "Ketentuan harus mengikuti PPAK hanya bagi lulusan S1 atau D 4 non akuntansi sebelum mengikuti ujian CA atau CPA," katanya di Jakarta, Senin (10/06/2013).

 

Seorang akuntan harus memiliki CA (chartered accountant) atau CPA (certified public accountant) untuk meraih CPA. Ada 6 jalur untuk meraih CPA yaitu bagi lulusan S-1 atau D-4 akuntansi langsung mengikuti ujian CPA yang diselenggarakan IAPI. Setelah memiliki 1500 jam audit, ia berhal menyandang CPA dan berpraktik sebagai akuntan publik (AP).

 

Jalur kedua, S-1 atau D- 4 akuntansi bisa terlebih dahulu mengikuti PPAK dengan konsentrasi Akuntan publik, dilanjutkan ujian CPA dan harus memiliki 1500 jam audit untuk menyandang gelar CPA atau berpraktik sebagai AP.

 

Jalur ketiga, bagi S-1 dan D- 4 non akuntansi wajib mengikuti PPAK konsentrasi AP selanjutnya mengikuti ujian CPA dan harus memiliki 1500 jam audit sebelum menyandang gelar CPA dan berpraktik sebagai AP.

 

Jalur ke empat, bagi warga negera Indonesia yang menyandang CPA dari organisasi asing yang telah melakukan MRA (mutual recognaizing agreement) dengan IAPI seperti CPA Australia atau ICAEW bisa mengikuti ujian CPA. Gelar tersebut dapat disandang dan berpraktik sebagai akuntan publik setelah memiliki 1500 jam audit.

 

Jalur ke lima, bagi teknisi akuntansi level 6 dapat mengikuti ujian chartered accountant yang diselenggarakan IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) lalu mengikuti ujian CPA dan memiilki 1500 jam audit untuk menyandang CPA dan dapat berpraktik sebagai AP.

 

Jalur ke enam, khusus bagi warga negera asing yang akan berpraktek sebagai akuntan publik atau akuntan lainnya di Indonesia. Bagi mereka disyaratkan negara asal calon akuntan tsb sebelumnya harus melakukan MRA dengan Indonesia dan sertifikat gelar profesinya harus dari organisasi yang telah melakukan MRA dengan IAPI. Bila persyaratan tersebut dipenuhi, ia harus mengikuti ujian CPA dan memegang 1500 jam audit untuk menyandang CPA dan berpraktik sebagai AP.

 

Guru Besar Akuntansi Universitas Tarumangera, Prof Soekrisno Agoest menanggapi hal tersebut menyatakan optimis PPAK akan tetap diminati. Saat ini saja, persentase angka kelulusan CPA yang telah mengikuti PPAK masih di bawah 40 persen. "Bila tanpa ikut PPAK pasti lebih rendah lagi," ujarnya.

 

Sementara bagi S1 non akuntansi yang mengikuti ujian CPA, kata Prof. Sokerisno, meski mengikuti PPAK tingkat kelulusannya akan lebih kecil. Ia memperkirakan sekitar 5 persen.

 

Loading

Arsip Berita

Pajak

Audit

Akuntansi

PRESS RELEASE: IAI SIAPKAN STANDAR AKUNTANSI AGAR EMKM CAPAI LITERASI KEUANGAN

 

Konglomerasi Keuangan Indonesia, Berkah atau Tulah?

 

Profesi sebagai Engine of Reform

 

Whistle Blowing System di OJK "Nyanyi Sunyi Para Saksi Kunci"

 

Ikatan Akuntan Indonesia Terlibat Dalam Upaya Mengoptimalkan Penerapan Good Governance di Sektor Publik

 

OJK Hanya Akui Akuntan Beregister | Prof. Ilya Avianti, Ak., CA. | Anggota Dewan Komisioner OJK |

 

MERAIH MASA KEEMASAN, BERJAYA DI KAWASAN REGIONAL! (RUBRIK SUDUT PANDANG, MAJALAH AKUNTAN INDONESIA (AI) EDISI BULAN MARET 2014)

 

PMK 25/2014 = BLUE PRINT CA | Oleh Dr. Khomsiyah, Ak., CA. (Ketua DSAP IAI)

 

Menkeu Tetapkan Ketentuan Mengenai Akuntan Beregister Negara

 

Era Baru Akuntan Profesional PMK 25/PMK.01/2014 Tentang Akuntan Beregister Negara Lahir Sebagai Legal Backup Profesi Akuntan Profesional

 

KAKBI Siap Diimplementasikan

 

PMK Akuntan Beregister Negara

 

Bersiap Diri Menyambut Pasar Tunggal ASEAN

 

Babak Baru CA Indonesia

 

Enam Strategi Akuntan Hadapi MEA 2015

 

IAI Minta KJA Bisa Praktek di Pasar Modal

 

Peran IAI Akan Dipertegas sebagai Standar Setter

 

KJA Dikhawatirkan Memakan 'Kue' AP

 

LK Berbasis TI, Mndesak PSAK Taksonomi

 

IAI Harus Sosialisasi Lebih Dini Revisi SAK

 

DSAK IAI Sedang Susun SAK Nirlaba

 

Dimulai, Gelombang Kedua Konvergensi IFRS

 

IAI Tengah Merancang Kode Etik Akuntan

 

Akuntan Beregister Negara Wajib Ikuti PPL

 

Berat, Sarjana Akutansi Bisa Lulus Ujian CPA?

 

Serbuan Akuntan dari ASEAN Hanya Mitos

 

DSAK Resmi Memberlakukan 4 ISAK

 

Akuntan Manajemen Harus Pantau Kepatuhan GCG

 

Pengeloloan Lingkungan Tambang Mengikuti PSAk 57

 

Berbahaya, Hilangkan PPAK Menjadi Akuntan

 

Masa Depan PPAK Diperkirakan Suram

 

Ada Enam Jalur Bisa Membuka KJA

 

KJA Konsultan Keuangan Usaha Kecil Menengah

 

Akuntan Beregister Berpeluang Buka KJA

 

IAI dan PPAJP Rancang Cetak Biru Akuntan

 

AP Tak Perlu Khawatir Hadapi MEA

 

Akuntan Forensik Profesi yang Menggiurkan

 

Perlu Didrong Bahas RUU Pelaporan Keuangan

 

Menkeu Agar Priorotaskan UU Pelaporan Keuangan

 

IFRS 13, Akuntan & Penilai Butuh Pemahaman Sama

 

Butuh Dukungan Pemerintah Konvergensi IFRS

 

DSAK Masih Pertimbangkan Adopsi IAS 19

 

DSAK IAI Wacanakan SAK untuk Entitas Kecil

 

Sarjana Non Akuntansi Bisa Jadi AP

 

Jumlah Akuntan Publik Kian Berkurang

 

AP Terkena Sanksi, jika Fee Dibawah Standar

 

Laporan Keuangan Tanggungjawab Manajemen

 

RPP Komite Akuntan Publik Segera Terbit

 

Hasil KLB Yogyakarta: IAI Perluas Keanggotaan Keprofesian

 

Wapres Akui Masih Sulit Untuk Menjadikan Good Governance Suatu Budaya

 

Diterbitkan Laporan Keuangan Baru bagi Emiten

 

Akuntan Profesional Adalah Mental Menjaga Reputasi

 

Wayan , OJK akan Gunakan Akuntan Publik

 

Jalur non Sarjana Akuntansi Masih Tertutup

 

Asosiasi Profesi Harus Dukung Penertiban Jasa Akuntan

 

Laporan Keuangan Lembaga Mikro Tak Perlu Diatur

 

Energi Positif Akuntan Profesional

 

Titik Nol Register Akuntan

 

Para Akuntan Harus Siap Hadapi Serbuan Asing

 

SAK Efektif Berlaku 1 Januari 2012

 

Lainnya

 

Hubungi Kami

Solomon Consulting Group
     
Telepon : 081-1360-890
     
E-mail : info@proscg.com
     


 

Hubungi Kami

 

Event

Karir

Quotes

“Trust in the LORD with all your heart, and lean not to your own understanding. In all your ways acknowledge Him, and He shall direct your paths. [Proverbs 3 : 5,6]”

 

 

Copyright © 2012 by Solomon Consulting Group
Powered by tobsite.com