Solomon Consulting Group

 

Berita Akuntansi

MERAIH MASA KEEMASAN, BERJAYA DI KAWASAN REGIONAL! (RUBRIK SUDUT PANDANG, MAJALAH AKUNTAN INDONESIA (AI) EDISI BULAN MARET 2014)

 

iaiglobal.or.id, 2 April 2014

 

Setahun menjelang berlakunya ASEAN Economic Community 2015, impian untuk memaknai identitas Akuntan Beregister Negara sebagai Akuntan Profesional terwujud melalui perubahan mendasar persyaratan dan ketentuan baru yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 25/PMK.01/2014.

 

Sejak 3 Februari 2014, perkembangan profesi akuntan Indonesia mencapai milestone baru pasca ditetapkannya PMK Nomor 25/PMK.01/2014 tentang Akuntan Beregister Negara. Langkah tepat Pemerintah menetapkan PMK tersebut, menjadi tonggak bersejarah setelah 60 tahun berlakunya UU 34 tahun 1954 tentang Pemakaian Gelar “Akuntan” (Accountant). Akhirnya, profesi akuntan Indonesia berhasil mendapat payung hukum dalam melaksanakan transformasi profesi mewujudkan AkuntanProfesional berstandar internasional melalui penataan ulang Akuntan Beregister Negara.



Bersama Asosiasi Profesi Akuntan (Ikatan Akuntan Indonesia-IAI), pemerintah bersatu untuk memastikan Akuntan yang terdaftar dalam Register Negara Akuntan adalah Qualified Professional Accountant yang memiliki kompetensi dengan kapabilitas mendasar, yaitu professional knowledge, professional skill, professional values, professional ethics, dan professional attitudes.



Transformasi Profesi Akuntan 


Layaknya sebuah living organism, profesi Akuntan di Indonesia mengalami fase kelahiran, tumbuh dan berkembang. Setiap fasenya ditandai dengan momentum yang menjadi fondasi bagi transformasi selanjutnya. “Membimbing perkembangan akuntansi serta mempertinggi mutu pendidikan akuntan, dan mempertinggi mutu pekerjaan Akuntan” adalah reason d’etre lahirnya IAI, sebuah alasan penciptaan yang akan menjadi penentu warna organisasi ini sepanjang perjalanannyasebagai organisasi yang menghimpun, melindungi, melayani dan mengembangkan profesi Akuntan nusantara.



Sejak awal pendiriannya 56 tahun yang lalu, IAI menjadi organisasi yang adaptif dan solid dalam menghadapi berbagai tantangan. Efektivitas, kelenturan dan kehandalan strukturnya telah teruji oleh waktu, untuk tetap tumbuh dan berkembang melalui pasang surut dinamika lingkungan yang menjadikan organisasi ini semakin kuat.



Inti kekuatan sebuah living organism terletak pada kuatnya dorongan untuk terus tumbuh dan berkembang untuk memenuhi tujuan penciptaannya, diwujudkan dengan konsistensi merealisasikan cita profesionalisme Akuntan Indonesia. Realitas tantangan profesi dalam konteks kekinian maupun masa mendatang dihadapi IAI dengan menciptakan momentum transformasi Akuntan Indonesia untuk berjaya dalam kancah perekonomian regional dan global.



Pembenahan kualifikasi individu anggota IAI memenuhi Statement Membership Obligations (SMOs) International Federation of Accountants (IFAC) adalah tonggak momentum yang dicanangkan untuk mempersiapkan kualitas tinggi akuntan Indonesia sesuai standar internasional. Kelengkapan unsur mendasar profesi seperti ujian sertifikasi akuntan profesional (ujian CA), kode etik, penegakan disiplin anggota, serta standar profesi menjadi unsur yang secara efektif harus dipersiapkan dengan matang dan ditegakkan implementasinya. Sebagai satu-satunya organisasi profesi akuntan Indonesia yang merupakan anggota IFAC, IAI memiliki keuntungan dipandu secara global memenuhi SMOs IAI sesuai standar internasional.



Akuntan Profesional Paling Digdaya di ASEAN


IFAC, tempat bergabungnya 179 anggota asosiasi akuntan sedunia di 130 negara yang mewakili 2,5 miliar Akuntan Profesional di sektor privat, pendidikan, pemerintahan, industri dan perdagangan mendefinisikan “Professional Accountant is a person who is a member of an IFAC member body”. 



Maka tak heran ketika Warren Allen, President IFAC pada acara besar yang dilaksanakan asosiasi profesi akuntan Singapura, 13 Juni 2013 lalu menyampaikan keprihatinannya akan kondisi Indonesia. Salah satu negara anggota G-20 dengan potensi ekonomi yang sangat besar, negara dengan populasi sebesar 250 juta jiwa, peringkat terbesar keempat di dunia, pada kenyataannya memiliki jumlah akuntan profesional yang sangat sedikit. Jumlah yang sangat tidak memadai untuk mendukung potensi dan pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat. Jika profesi akuntan tidak dapat segera mengembangkan kapasitasnya dalam memastikan kecukupan akuntan profesional, maka kredibilitas kualitas pelaporan keuangan Indonesia dapat terancam.



Sesuai data ASEAN Federation of Accountants (AFA) per 25 Januari 2014, Indonesia memiliki 17.649 Akuntan Profesional anggota IAI yang menempati posisi kelima jumlah Akuntan terbesar AFA setelah Thailand dengan anggota 57.244, Malaysia 30.503, Singapura 27.394 dan Philipina 22.072 orang.



Saat ini Indonesia memiliki 53.500 Akuntan Beregister Negara, ditambah puluhan ribu lulusan program studi Akuntansi yang berhak mendaftar namun selama ini belum memproses pendaftaran Register Akuntan. Apalagi data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menunjukan setiap tahun Indonesia sedikitnya menghasilkan 35.000 lebih lulusan program studi Akuntansi dari kurang lebih 500 perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia yang berpotensi untuk melengkapi dirinya menjadi Akuntan Profesional Indonesia.



Ketika PMK telah berlaku secara efektif, profesi akuntan Indonesia akan tumbuh menjadi kekuatan dengan reputasi yang sangat diperhitungkan dalam perkembangan ekonomi kawasan regional dan global. Indonesia berpotensi menjadi Negara denganAkuntan Profesional terkuat di kawasan ASEAN.



Quantum Leap Profesi Akuntan Indonesia 


Transformasi profesi akuntan yang telah dilakukan IAI mencerminkan kematangan organisasi IAI yang siap melaksanakan amanah PMK untuk menjaga kepentingan publik melalui kualitas tinggi anggotanya. Pengakuan nilai tambah akuntan beregister tak sekadar terdaftar di Negara, adalah komitmen regulator yang sangat dihargai untuk turut menciptakan iklim kondusif mendorong profesionalisme dan perkembangan profesi akuntan. 



Namun tidak cukup sampai disitu, regulasi yang ada masih perlu diperkuat oleh UU Pelaporan Keuangan yang akan menjamin ladang amal para Akuntan Profesional, melindungi praktik akuntansi yang melayani kepentingan publik, dan memberipengakuan kepada profesi Akuntan sebagai salah satu pilar bangsa. Sebaik dan selengkap apapun regulasi yang ada tidak akan berkontribusi bagi pengembangan profesi Akuntan Indonesia tanpa adanya organisasi profesi yang kuat.



Pun jangan dilupakan, titik sentral transformasi profesi akuntan Indonesia adalah individu Akuntan itu sendiri yang secara sadar meningkatkan daya saingnya, bersiap dengan perubahan dan menjaga identitasnya sebagai Akuntan Profesional.



Setelah keberhasilan penataan Akuntan beregister Negara, Akuntan Indonesia harus bersiap menyongsong quantum leap profesi akuntan berikutnya: meraih masa keemasan, berjaya di kawasan regional!

 

Loading

Arsip Berita

Pajak

Audit

Akuntansi

PRESS RELEASE: IAI SIAPKAN STANDAR AKUNTANSI AGAR EMKM CAPAI LITERASI KEUANGAN

 

Konglomerasi Keuangan Indonesia, Berkah atau Tulah?

 

Profesi sebagai Engine of Reform

 

Whistle Blowing System di OJK "Nyanyi Sunyi Para Saksi Kunci"

 

Ikatan Akuntan Indonesia Terlibat Dalam Upaya Mengoptimalkan Penerapan Good Governance di Sektor Publik

 

OJK Hanya Akui Akuntan Beregister | Prof. Ilya Avianti, Ak., CA. | Anggota Dewan Komisioner OJK |

 

MERAIH MASA KEEMASAN, BERJAYA DI KAWASAN REGIONAL! (RUBRIK SUDUT PANDANG, MAJALAH AKUNTAN INDONESIA (AI) EDISI BULAN MARET 2014)

 

PMK 25/2014 = BLUE PRINT CA | Oleh Dr. Khomsiyah, Ak., CA. (Ketua DSAP IAI)

 

Menkeu Tetapkan Ketentuan Mengenai Akuntan Beregister Negara

 

Era Baru Akuntan Profesional PMK 25/PMK.01/2014 Tentang Akuntan Beregister Negara Lahir Sebagai Legal Backup Profesi Akuntan Profesional

 

KAKBI Siap Diimplementasikan

 

PMK Akuntan Beregister Negara

 

Bersiap Diri Menyambut Pasar Tunggal ASEAN

 

Babak Baru CA Indonesia

 

Enam Strategi Akuntan Hadapi MEA 2015

 

IAI Minta KJA Bisa Praktek di Pasar Modal

 

Peran IAI Akan Dipertegas sebagai Standar Setter

 

KJA Dikhawatirkan Memakan 'Kue' AP

 

LK Berbasis TI, Mndesak PSAK Taksonomi

 

IAI Harus Sosialisasi Lebih Dini Revisi SAK

 

DSAK IAI Sedang Susun SAK Nirlaba

 

Dimulai, Gelombang Kedua Konvergensi IFRS

 

IAI Tengah Merancang Kode Etik Akuntan

 

Akuntan Beregister Negara Wajib Ikuti PPL

 

Berat, Sarjana Akutansi Bisa Lulus Ujian CPA?

 

Serbuan Akuntan dari ASEAN Hanya Mitos

 

DSAK Resmi Memberlakukan 4 ISAK

 

Akuntan Manajemen Harus Pantau Kepatuhan GCG

 

Pengeloloan Lingkungan Tambang Mengikuti PSAk 57

 

Berbahaya, Hilangkan PPAK Menjadi Akuntan

 

Masa Depan PPAK Diperkirakan Suram

 

Ada Enam Jalur Bisa Membuka KJA

 

KJA Konsultan Keuangan Usaha Kecil Menengah

 

Akuntan Beregister Berpeluang Buka KJA

 

IAI dan PPAJP Rancang Cetak Biru Akuntan

 

AP Tak Perlu Khawatir Hadapi MEA

 

Akuntan Forensik Profesi yang Menggiurkan

 

Perlu Didrong Bahas RUU Pelaporan Keuangan

 

Menkeu Agar Priorotaskan UU Pelaporan Keuangan

 

IFRS 13, Akuntan & Penilai Butuh Pemahaman Sama

 

Butuh Dukungan Pemerintah Konvergensi IFRS

 

DSAK Masih Pertimbangkan Adopsi IAS 19

 

DSAK IAI Wacanakan SAK untuk Entitas Kecil

 

Sarjana Non Akuntansi Bisa Jadi AP

 

Jumlah Akuntan Publik Kian Berkurang

 

AP Terkena Sanksi, jika Fee Dibawah Standar

 

Laporan Keuangan Tanggungjawab Manajemen

 

RPP Komite Akuntan Publik Segera Terbit

 

Hasil KLB Yogyakarta: IAI Perluas Keanggotaan Keprofesian

 

Wapres Akui Masih Sulit Untuk Menjadikan Good Governance Suatu Budaya

 

Diterbitkan Laporan Keuangan Baru bagi Emiten

 

Akuntan Profesional Adalah Mental Menjaga Reputasi

 

Wayan , OJK akan Gunakan Akuntan Publik

 

Jalur non Sarjana Akuntansi Masih Tertutup

 

Asosiasi Profesi Harus Dukung Penertiban Jasa Akuntan

 

Laporan Keuangan Lembaga Mikro Tak Perlu Diatur

 

Energi Positif Akuntan Profesional

 

Titik Nol Register Akuntan

 

Para Akuntan Harus Siap Hadapi Serbuan Asing

 

SAK Efektif Berlaku 1 Januari 2012

 

Lainnya

 

Hubungi Kami

Solomon Consulting Group
     
Telepon : 081-1360-890
     
E-mail : info@proscg.com
     


 

Hubungi Kami

 

Event

Karir

Quotes

“Trust in the LORD with all your heart, and lean not to your own understanding. In all your ways acknowledge Him, and He shall direct your paths. [Proverbs 3 : 5,6]”

 

 

Copyright © 2012 by Solomon Consulting Group
Powered by tobsite.com