Berita Audit
![]()
Dibutuhkan CFO untuk Dukung Transparansi
akuntanonline.com, 26 Februari 2013
Anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia Maliki Heru Santoso menilai, dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang merangsang banyak investor dituntut transparansi dalam semua aspek. Untuk mencapai hal tsb, kata Maliki yang menjabat sebagai Inspeketur Jenderal Kementerian Dalam Negeri mutlak dibutuhkan kualitas standar akuntansi dan audit yang didukung CFO (Chief Financial Officer) yang berpredikat sebagai akuntan profesional.
"Tranparansi itu hanya dimiliki akuntan profesional, sehingga mereka diminta untuk menghadapi tantangan saat ini untuk mendukung organisasi mereka dalam berbagai fungsi pekerjaan pada berbagai tingkatan, termasuk CEO dan CFO sebagai pimpinan manajemen," ujar Maliki dalam sambutan joint seminar IAI dan ACCA (The Association of Chatered Certified Accountant) di Jakarta, Selasa (26/02/2013).
Sebagai penunjang untuk lahirnya akuntan professional, IAI telah melakukan berepa langkah, yang antara lain dengan meluncurkan sertifikasi baru untuk akuntan di Indonesia yang disebut Chatered Accountant (CA). CA sebagai syarat utama bagi akuntan profesional dan sertifikasi ini sejalan dengan panduan akuntan sedunia. "IAI berusaha untuk mendorong akuntan untuk menjadi profesional dan dapat memberikan nilai informasi dan keputusan ekonomi yang dapat meningkatkan pengembangan profesi akuntan," ujarnya.
Tugas penting dari seorang CFO, kata Maliki, pengelolaan resiko dan mitigasi resiko dalam rangka melahirkan perekonomian yang stabil, sehingga bisa mengamankan keuangan perusahaan dari segala turbulensi ekonomi dengan segala risiko yang mengiringinya.
Sementara itu, Head of Australia and New Zealand ACCA, Winter, CFO harus menciptakan jalan besar bagi keberhasilan organisasinya. Seorang CFO harus dapat menciptakan nilai bisnis yang lebih besar. Untuk mencapai hal tersebut, kata Winter, sudah seharusnya seorang CFO bersertifikasi professional accountant. Seorang akuntan profesional mampu melihat dengen jernih kemampuan keuangan perusahaannya dan potensi keuangan itu dapat dikembangkan.
