Solomon Consulting Group

 

Berita Audit

ISA 600 Tak Berdampak Terjadi Monopoli Audit

 

akuntanonline.com, 28 Februari 2013

 

Ketua Implementasi Internasional Standart on Audit (ISA) IAPI, Agung N. Soedibyo mengingatkan para akuntan publik (AP) agar tidak perlu khawatir dengan penerapan ISA, terutama ISA 600 tentang Tanggung Jawab Auditor Holding (induk perusahaan). Jika dibaca lebih teliti, ISA 600 tidak mengatakan bahwa anak perusahaan harus diaudit AP induk perusahaan atau holding atau monopoli pekerjaan audit.

 

ISA 600, kata Agung usai memberikan materi di IAPI, Kamis (28/02/2013), tidak mengatakan anak perusahaan harus diaudit AP holding, tapi hanya menyebutkan auditor di holding bertanggung jawab penuh pada seluruh laporan konsolidasi, termasuk laporan keuangan anak perusahaan. "Prosesnya, anak perusahaan bisa diaudit AP yang lain, tapi auditor induk memberikan audit instruksi. Bisa merivieu dan sebagainya karena dia bertanggung jawab penuh," katanya.

 

Sebagai contoh,perusahaan A memiliki 3 anak perusahaan, perusahaan tersebut bisa seluruhnya diaudit satu AP, tapi bisa juga anak perusahaannya diudit AP lain dengan mengikuti instruksi dari AP perusahaan induknya. Hal tsb sebenarnya sudah biasa dan terjadi selama ini. "Jadi ketakutan akan terjadi monopoli oleh AP holding bisa terjadi, tapi bisa juga tidak, tergantung AP holding. Inilah pentingnya share pegetahuan apa yang dimaksud dengan ISA 600," kata Agung.

 

Sementara itu, mantan pengaju judicial review Pasal 55 dan 56 UU no 5 tahun 2011 tentang Akuntan Publik, Andi Eldes menilai pada ISA 600 ada hal yang dilanggar, bahkan bisa dianggap tidak sesuai kode etik profesi, karena tidak mempercayai hasil perkerjaan teman. Selain itu. ISA 600 semacam monopoli terselubung. "Jadi kalau bisa, ISA 600 harus dicabut." tegas Andi.

 

Menanggapi hal tersebut, Agung hanya mengatakan, IAPI telah sepakat mengadopsi ISA, sehingga tidak ada jalan lain selain mempelajari ISA 600 dengan baik. "Masak kalau mau adopsi anak, hanya hidungnya saja atau tanpa tangan." ujar Agung.

 

IAPI pun telah membagi penerapan ISA menjadi 2 tahap. Pertama SAP berbasis ISA dipergunakan oleh auditor yang mengaudit perusahaan publik untuk tahun buku yang diawali 1 Januari 2013. Hal itu, karena perusahaan publik rata- rata yang mengauditnya anggota FOF (Forum Of Firm) dan semua FOF sudah menerapkan ISA sebelum IAPI menerapkan. "Untuk itu, kami dalam Tim Implementasi ISA akan membagi pengetahuan kepada KAP-KAP yang tidak punya resource dan sebenarnya ISA hanya seperti barang baru, seperti tadinya punya mobil Honda dan sekarang beli mobil merek lain,"katanya.

 

Sedangkan manfaat bagi auditte, Agung mengatakan bagi perusahan publik berdampak pada investor asing akan mempunyai keyakinan penuh ketika berinvestasi, karena standar auditnya sama dengan standar internasional. Sementara untuk perusahaan yang tidak go public, yang terdiri dari berbagai macam, seperti perusahaan yang punya induk di luar negeri maka akan memberikan keseragaman bagi auditornya sehingga auditor perusahaan induknya tidak perlu lagi memberikan audit instructure.

 

Bagi perusahaan nasional Indonesia apabila akan go public, atau privet replacement maka prosfektus maupun laporan keuangan maka hasil auditnya akan lebih diterima ."Saat ini, dalam laporan auditor pada bagian bawahnya ada pernyataan, laporan ini diaudit berdasarkan standar audit yang berlaku di di Indonesia. Standar tersebut belum tentu sama dengn standar di luar negeri. Jika sudah mengadopsi ISA, pernyataan itu akan menghilang," katanya.

 

 

Loading

Arsip Berita

Pajak

Audit

IAPI Minta Akuntan Publik untuk Tidak Mencantumkan Identitasnya dalam Sampul Laporan Keuangan

 

Hadapi MEA, IAPI Ubah Program Sertifikasi Akuntan

 

Dalam Dunia Akuntan Publik, KAP Bukan Big Four?

 

IAPI Segera Revisi SK Kebijakan Penentuan Fee Audit

 

Manajemen dan Those Charged with Governance Sebagai Penanggung Jawab Kecurangan Dalam Laporan Keuangan

 

Comport Letter Harus Diriviu Hanya AP Sebelumnya

 

IAPI Rencanakan AP Harus Lapor Pendapatan

 

Staf KAP Bakal Wajib Jadi Anggota IAPI

 

OJK Minta AP Siap Bersaing di Tingkat ASEAN

 

Akuntan Publik Diminta Untuk Meningkatkan Fee Audit

 

PRP CPA Sebagai Grand Fathering Bagi Akuntan Publik Untuk Bersaing di Era Globalisasi

 

CPA of Indonesia Sebagai Global Passport Professional Accountant

 

CPA of Indonesia Mengadopsi Konsep Life-long Learning

 

Pemerintah Diminta Untuk Mengefektifkan Ketentuan Wajib Audit

 

Tak Banyak Lulusan CPA Menjadi AP

 

Jumlah AP dan KAP Berkurang

 

Akuntan Publik Harus Mampu Hasil Auditnya Bebas Fraud

 

PPAJP & IAPI Belum Bisa Bahas RPP Praktek AP

 

Sebanyak 26 AP Terancan Dicabut Ijinnya

 

IAPI Belum Tentukan Sikap Kehadiran AKAPI

 

Bentuk AKAPI, Organisasi Manager Partner KAP

 

PPAK Tak Wajib, Tapi IAPI Wacanakan Program CPA

 

Jalur Menjadi AP Bakal Dipangkas

 

Muncul Pro & Kontra Terhadap Rencana Rotasi AP

 

AP Singapura & Filipina Siap Mengancam

 

RPP Akuntan Publik Hanya Mengatur Rotasi AP

 

Tugas Internal Audit Bukan Hanya Cegah Fraud

 

AP Melobi OJK Perpanjang Masa Rotasi

 

Florus, Harus Ada Standarisasi Fee Audit

 

PPAJP Tunggu Laporan Keuangan Kegiatan KAP

 

Tak Ada Alasan Bagi AP Tahan Data Pajak Auditee

 

Kejahatan Terbesar, Penipuan Laporan Keuangan

 

ISA 600 Tak Berdampak Terjadi Monopoli Audit

 

Dibutuhkan CFO untuk Dukung Transparansi

 

IAPI Perlu Memiliki Data Base Klient AP

 

Komite Audit Tak Punya Cukup Waktu

 

Harus Ada Sanksi Pelanggar Pasal 68 UU No 40/ 2007

 

Hendrawan, Audit AP Merupakan Biaya Tinggi

 

Dicabut Izin Praktek 4 AP di Pasar Modal

 

Posisi Akuntan Publik dalam Bahaya

 

PPAJP Tawarkan 3 Pilihan Rotasi Jasa Audit

 

KP & KAP Mulai 2013 Dikenai PNBP

 

Indonesia akan Diserbu Akuntan Luar?

 

IAPI Resmi Mengadopsi ISA

 

Bapepam Terbitkan Laporan Kuangan Tahunan

 

Jumlah Akuntan Publik yang Terdaftar Turun

 

Banyak yang Keliru Memaknai Opini BPK

 

Laporan Keuangan PU Wajar Dengan Pengecualian

 

Indonesia Segera Adopsi International Standard on Auditing

 

Indonesia Segera Adopsi International Standard on Auditing

 

Laporan Keuangan Kementan Terganjal Aset

 

Perlu Sanksi terhadap Perseroan Terbatas

 

BPK Akan Audit Perusahaan Tambang Mineral

 

BPK: PLN Tak Lakukan Efisiensi Kinerja

 

Kertas Kerja Bagian Vital dalam Proses Audit

 

Dirjen Pajak Tantang Akuntan Publik

 

Akuntan Publik Harus Mewaspadai 3 Hal

 

Manajemen Jobs DB Dinilai Lecehkan Penetapan Pengadilan

 

DSAK IAI Mensahkan Beberapa PSAK Pada 20 Desember 2011

 

Akuntansi

Lainnya

 

Hubungi Kami

Solomon Consulting Group
     
Telepon : 081-1360-890
     
E-mail : info@proscg.com
     


 

Hubungi Kami

 

Event

Karir

Quotes

“Trust in the LORD with all your heart, and lean not to your own understanding. In all your ways acknowledge Him, and He shall direct your paths. [Proverbs 3 : 5,6]”

 

 

Copyright © 2012 by Solomon Consulting Group
Powered by tobsite.com