Berita Audit
![]()
CPA of Indonesia Mengadopsi Konsep Life-long Learning
iapi.or.id, 21 Oktober 2013
CPA of Indonesia merupakan sertifikasi profesi akuntan publik yang diselenggarakan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) dengan mengadopsi konsep life-long learning yang harus dianut oleh setiap pemegang designasi CPA of Indonesia, demikian terang Tarko dalam paparan sosialisasiCPA of Indonesia yang diselenggarakan oleh Universitas Tanjungpura yang bekerjasama dengan Pusat Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilai Kementerian Keuangan RI (“PPAJP”) dan IAI Wilayah Kalimantan Barat di Pontianak, Jumat 18 Oktober 2013. Acara dihadiri oleh para akademisi beberapa kampus di Pontianak, para mahasiswa, termasuk pegawai BPKP Perwakilan Kalimantan Barat, dan karyawan perusahaan.
Konsep life-long learning tersebut diterapkan melalui kegiatanmaintenance competency yang harus dilakukan oleh pemegang CPA sejak seseorang dinyatakan layak oleh IAPI untuk menyandang sebutan tersebut. “CPA of Indonesia ini bukan gelar akademik atau gelar sejenis yang melekat selamanya bagi pemiliknya, namun sebagai sebutan profesional sertifikat CPA dapat dibatalkan ketika sudah tidak layak lagi secara kompetensi”, demikian terang Tarko. Seorang pemegang CPA yang tidak melakukan maintenance competency, tidak layak untuk menyandang sebutan CPA dan masyarakat berhak mengetahui agar kepentingannya terlindungi. Ketika kewajiban tersebut telah dilakukan maka sertifikat CPA-nya dapat dipulihkan kembali, demikian penjelasannya lebih lanjut.
Proses tersebut dilakukan dalam rangka untuk melindungi kepentingan publik, dan asosiasi memberikan keyakinan kepada pemangku kepentingan bahwa ketika seseorang mengaku sebagai CPA maka kompetensinya diyakini tidak diragukan lagi. Inilah benefit yang diperoleh oleh pemegang CPA selain benefit berupa kesempatan untuk mendapatkan izin Akuntan Publik.
Dalam acara tersebut, Tarko menjelaskan berbagai hal tentang CPA of Indonesia termasuk silabus ujian, kiat-kiat persiapan dan mekanisme ujian yang disambut antusias oleh para peserta. Peserta berharap IAPI dapat menyosialisasikan lebih banyak lagi berbagai hal yang terkait dengan CPA dan profesi Akuntan Publik di Kalimantan Barat mengingat posisi geografisnya yang berdekatan dengan Malaysia. Tentu pada saat ASEAN Economic Community 2015 berlaku, sangat penting bagi anak-anak muda di Kalimantan Barat untuk mendapatkan sertifikat profesi seperti CPA of Indonesia agar dapat berkiprah di level ASEAN dan global.
Sementara itu dalam sambutannya Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura, DR. Jamaliah berharap melalui kegiatan sosialisasi tersebut akan mendorong semangat dan minat mahasiswa akuntansi untuk mempersiapkan diri menyongsong perkembangan global, termasuk para akademisi dalam mempersiapkan metode pengajaran yang tepat.
