Solomon Consulting Group

 

Berita Audit

AP Singapura & Filipina Siap Mengancam

 

akuntanonline.com, 31 Mei 2013

 

Akuntan publik (AP) dari negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia dan Filipina tengah berusaha menjajal peruntungannya di Indonesia. Hal tersebut ditenggarai asosiasi akuntan dari Singapura (ICPAS)t engah melobi regulator di negara-negara ASEAN untuk membentuk CPA (certified publik accountant) ASEAN dalam menghadapi terbentuknya Asean Economy Community.

 

"Dengan adanya CPA ASEAN, AP Singapura bisa berpraktek di seluruh negara ASEAN. Itulah mau mereka," kata Kepela PPAJP Kementerian Keuangan, Langgeng Subur di Jakarta, Jumat (31/05/2013).

 

Asosiasi AP dari Filipina, kata Langgeng juga melakukan langkah serupa. Mereka getol mencoba memengaruhi AP dari negara- negara ASEAN untuk membentuk CPA ASEAN. Langkah itu antara lain, asosiasi AP Filipina (PICPA) gencar melakukan seminar di negara-negara ASEAN. "Mereka beberapa hari lalu mengadakan seminar di Bali. Ya IAPI-nya Filipina begitu," ujarnya.

 

Sayangnya, IAPI kata langgeng, saat ini masih mengurus dapurnya dan belum memikirkan untuk "go internasional". "Mereka belum memikirkan akan praktek di Singapura atau Filipina," ujarnya.

 

Meski AP asing dilarang berpraktik di Indonesia, kata Langgeng, sebenarnya saat ini sudah banyak AP Filipina dan Singapura bekerja sebagai tenaga ahli di KAP yang berafiliasi asing, terutama big firms, khususnya yang bersifat spesifik seperti bidang IT.

 

Menanggapi kian agresifnya AP dari negeri tetangga, mantan Wakil Ketua Umum IAPI, Hari Purwantono menilai fenomena tersebut tidak bisa dibendung. Ketidakmungkinan membendung hal tersebut seperti awal masuknya GCG (good corporate governernace). Kalangan bisnis awalnya menolak sistem tata kelola tsb, tapi seiring dengan bergulirnya waktu GCG menjadi bagian dunia kita sehari-hari.

 

Serbuan tersebut sebuah keniscayaan seiring dengan standarisasi akuntansi keuangan yang sudah berbasis IFRS, sistem keuangan di mana pun sama, sehingga jika membaca laporan keuangan di mana pun pasti interprestasinya sama. "Cara audit di mana pun sama dengan penerapan ISA (internasional standar Audit)," katanya.

 

Pada sisi lain, kegigihan asosiasi AP Singapura dan Filipina memperjuangkan CPA ASEAN, Hari berpendapat karena jumlah akuntan publik di sana melebihi kebutuhan. Jumlah anggota ICPAS Singapura mencapai 23.262 orang, anggota PICPA Filipina mencapai 21.292 orang. Jumlah itu sangat jomplang dengan jumlah akuntan publik di Indonesia yang hanya mencapai 1.019 orang dan jika ditambah anggota IAI sekitar 13.000 orang.

 

Selain itu, keinginan Akuntan Singpura masuk ke Indonesia karena laju penanaman modal dari Singapura di Indonesia dalam dua tahun terakhir paling tinggi, sehingga kepentingan bisnisnya pun sangat tinggi."Bisnis orang Singapura di Indonesia itu banyak. Kalau bisnisnya datang, pasti akan diikuti AP-nya dan kita bagaimana menolak, mereka sudah di sini," tambahnya.

 

Hari membenarkan, untuk sementera AP asing dilarang berpraktek di Indonesia, tapi sampai seberapa lama AP lokal bisa menahan mereka? Mungkin hanya persoalan waktu."Jadi kalau akhirnya pemerintah mengizinkan AP asing masuk, saya minta waktunya harus yang tepat. Bila AP lokal secara kuantitas maupun kualitas sudah siap," tambahnya.

 

Dalam kondisi seperti sekarang ini, Hari berpendapat, AP lokal harus segera mempersiapkan diri agar mampu bersaing, dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas profesi. "Jadi inilah pentingnya membangun profesi akuntan publik yang kuat, terintegrasi dengan dunia usaha dan dunia pendidikan," katanya.

 

 

Loading

Arsip Berita

Pajak

Audit

IAPI Minta Akuntan Publik untuk Tidak Mencantumkan Identitasnya dalam Sampul Laporan Keuangan

 

Hadapi MEA, IAPI Ubah Program Sertifikasi Akuntan

 

Dalam Dunia Akuntan Publik, KAP Bukan Big Four?

 

IAPI Segera Revisi SK Kebijakan Penentuan Fee Audit

 

Manajemen dan Those Charged with Governance Sebagai Penanggung Jawab Kecurangan Dalam Laporan Keuangan

 

Comport Letter Harus Diriviu Hanya AP Sebelumnya

 

IAPI Rencanakan AP Harus Lapor Pendapatan

 

Staf KAP Bakal Wajib Jadi Anggota IAPI

 

OJK Minta AP Siap Bersaing di Tingkat ASEAN

 

Akuntan Publik Diminta Untuk Meningkatkan Fee Audit

 

PRP CPA Sebagai Grand Fathering Bagi Akuntan Publik Untuk Bersaing di Era Globalisasi

 

CPA of Indonesia Sebagai Global Passport Professional Accountant

 

CPA of Indonesia Mengadopsi Konsep Life-long Learning

 

Pemerintah Diminta Untuk Mengefektifkan Ketentuan Wajib Audit

 

Tak Banyak Lulusan CPA Menjadi AP

 

Jumlah AP dan KAP Berkurang

 

Akuntan Publik Harus Mampu Hasil Auditnya Bebas Fraud

 

PPAJP & IAPI Belum Bisa Bahas RPP Praktek AP

 

Sebanyak 26 AP Terancan Dicabut Ijinnya

 

IAPI Belum Tentukan Sikap Kehadiran AKAPI

 

Bentuk AKAPI, Organisasi Manager Partner KAP

 

PPAK Tak Wajib, Tapi IAPI Wacanakan Program CPA

 

Jalur Menjadi AP Bakal Dipangkas

 

Muncul Pro & Kontra Terhadap Rencana Rotasi AP

 

AP Singapura & Filipina Siap Mengancam

 

RPP Akuntan Publik Hanya Mengatur Rotasi AP

 

Tugas Internal Audit Bukan Hanya Cegah Fraud

 

AP Melobi OJK Perpanjang Masa Rotasi

 

Florus, Harus Ada Standarisasi Fee Audit

 

PPAJP Tunggu Laporan Keuangan Kegiatan KAP

 

Tak Ada Alasan Bagi AP Tahan Data Pajak Auditee

 

Kejahatan Terbesar, Penipuan Laporan Keuangan

 

ISA 600 Tak Berdampak Terjadi Monopoli Audit

 

Dibutuhkan CFO untuk Dukung Transparansi

 

IAPI Perlu Memiliki Data Base Klient AP

 

Komite Audit Tak Punya Cukup Waktu

 

Harus Ada Sanksi Pelanggar Pasal 68 UU No 40/ 2007

 

Hendrawan, Audit AP Merupakan Biaya Tinggi

 

Dicabut Izin Praktek 4 AP di Pasar Modal

 

Posisi Akuntan Publik dalam Bahaya

 

PPAJP Tawarkan 3 Pilihan Rotasi Jasa Audit

 

KP & KAP Mulai 2013 Dikenai PNBP

 

Indonesia akan Diserbu Akuntan Luar?

 

IAPI Resmi Mengadopsi ISA

 

Bapepam Terbitkan Laporan Kuangan Tahunan

 

Jumlah Akuntan Publik yang Terdaftar Turun

 

Banyak yang Keliru Memaknai Opini BPK

 

Laporan Keuangan PU Wajar Dengan Pengecualian

 

Indonesia Segera Adopsi International Standard on Auditing

 

Indonesia Segera Adopsi International Standard on Auditing

 

Laporan Keuangan Kementan Terganjal Aset

 

Perlu Sanksi terhadap Perseroan Terbatas

 

BPK Akan Audit Perusahaan Tambang Mineral

 

BPK: PLN Tak Lakukan Efisiensi Kinerja

 

Kertas Kerja Bagian Vital dalam Proses Audit

 

Dirjen Pajak Tantang Akuntan Publik

 

Akuntan Publik Harus Mewaspadai 3 Hal

 

Manajemen Jobs DB Dinilai Lecehkan Penetapan Pengadilan

 

DSAK IAI Mensahkan Beberapa PSAK Pada 20 Desember 2011

 

Akuntansi

Lainnya

 

Hubungi Kami

Solomon Consulting Group
     
Telepon : 081-1360-890
     
E-mail : info@proscg.com
     


 

Hubungi Kami

 

Event

Karir

Quotes

“Trust in the LORD with all your heart, and lean not to your own understanding. In all your ways acknowledge Him, and He shall direct your paths. [Proverbs 3 : 5,6]”

 

 

Copyright © 2012 by Solomon Consulting Group
Powered by tobsite.com