Berita Pajak
![]()
Target Penyetor SPT 2012 Sekitar 9 Juta
Harian Kontan, 3 April 2013
JAKARTA. Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak memperkirakan tingkat kepatuhan masyarakat melaporkan Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan (SPT) meningkat di tahun ini. Berdasarkan data Ditjen Pajak, hingga 31 Maret 2013, jumlah penyetor SPT 2012 yang masuk tercatat sekitar 4,66 juta.
Meski demikian, Ditjen Pajak optimistis, tingkat pelaporan SPT 2012 bisa mencapai 9 juta. Jika prediksi itu benar, jumlahnya meningkat jika dibandingkan tahun lalu yang mencapai 8,9 SPT.
Direktur Jenderal Pajak Ahmad Fuad Rahmany menyebutkan, jumlah 4,7 juta yang telah tercatat menyetorkan SPT itu belum memperhitungkan penyerahan SPT lewat pos maupun drop boks. "Semuanya belum selesai dihitung. Itu yang dihitung baru individu yang menyerahkan langsung," kata Fuad di Jakarta, Senin (1/4).
Kepala Seksi Hubungan Eksternal Ditjen Pajak, Chandra Budi, menambahkan, angka 9 juta SPT yang diharapkan melapor pada tahun ini setara dengan 62,5% dari wajib pajak yang seharusnya melaporkan SPT. "Seharusnya ada sekitar 16,63 juta wajib pajak yang melaporkan SPT, tahun lalu baru sekitar 53,56% dari keseluruhan pemilik NPWP," tandasnya.
Sebagai catatan, jumlah wajib pajak yang sudah terdaftar alias memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) mencapai 24,81 juta. Komposisinya terdiri dari 22,13 juta wajib pajak pribadi, 2,14 juta wajib pajak badan, dan terakhir 545.232 wajib pajak bendaharawan.
Kantor pajak memang tidak cuma mengejar kepatuhan para pegawai untuk melaporkan SPT. Ditjen Pajak masih menargetkan tambahan setoran sekitar Rp 2,5 triliun yang berasal dari setoran pajak para wajib pajak baru.
Target ini agaknya tidak sulit dicapai Ditjen Pajak. Maklum, per Desember 2012, jumlah setoran pajak yang diterima dari wajib pajak baru sudah mencapai Rp 1,5 triliun. Angka ini sudah meningkat jika dibandingkan dengan setoran wajib pajak baru pada tahun 2011. Dua tahun lalu, jumlah setoran dari wajib pajak baru cuma senilai sekitar Rp 330 miliar.
Sensus pajak nasional yang terus digelar dua tahun terakhir agaknya efektif menjaring wajib pajak baru. Ditjen Pajak meraih tambahan wajib pajak baru sekitar 2,2 juta wajib pajak pribadi dan sekitar 200.000 wajib pajak badan (perusahaan).
Lantaran efektif menjaring wajib pajak baru, tahun ini Ditjen Pajak akan kembali melanjutkan program sensus ini. Mulai Mei-Oktober 2013 nanti petugas pajak akan kembali mendatangi pemilik rumah di kawasan elite seperti di Kelapa Gading dan Menteng, Jakarta.
Ditjen Pajak menargetkan bisa menjaring 3 juta wajib pajak baru, baik wajib pajak pribadi maupun perusahaan. Tujuan akhirnya tentu saja menambah setoran.
