Berita Pajak
![]()
Penerimaan Pajak Baru 61% dari Target
Harian Kontan, 26 September 2014
Fuad Rahmany, Direktur Jendral Pajak merinci, penerimaan itu berasal dari pajak penghasilan (PPh) non minyak dan gas (migas) sebesar Rp 334 triliun, PPh migas Rp 59,4 triliun. Lalu, pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) Rp 254 triliun, serta pajak bumi dan bangunan (PBB) 1,4 triliun.
Menurut Fuad, kinerja pajak tahun ini sebenarnya sudah lebih bagus dibandingkan tahun lalu. "Hingga September ini (15 September) pendapatan pajak mampu tumbuh 9,8% year on year (yoy), sedangkan tahun lalu hanya naik 7,7%," kata Fuad, pekan lalu.
Hanya saja, pertumbuhan ini masih jauh dari target tahun ini. Di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014, target penerimaan pajak Rp 1.072,38 triliun, tumbuh 16,40% dibandingkan setahun sebelumnya.
Oleh karena itu, Fuad tak yakin, target pajak tersebut bisa tercapai. Ia hanya menjanjikan, akan memanfaatkan waktu yang tersisa hingga akhir tahun ini untuk mengumpulkan pajak sebanyak banyaknya.
Selain itu, ada hambatan dari eksternal berupa pelambatan ekonomi yang berakibat penurunan setoran pajak.
Penerimaan Pajak Baru 61% dari Target
Harian Kontan, 26 September 2014
Fuad Rahmany, Direktur Jendral Pajak merinci, penerimaan itu berasal dari pajak penghasilan (PPh) non minyak dan gas (migas) sebesar Rp 334 triliun, PPh migas Rp 59,4 triliun. Lalu, pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) Rp 254 triliun, serta pajak bumi dan bangunan (PBB) 1,4 triliun.
Menurut Fuad, kinerja pajak tahun ini sebenarnya sudah lebih bagus dibandingkan tahun lalu. "Hingga September ini (15 September) pendapatan pajak mampu tumbuh 9,8% year on year (yoy), sedangkan tahun lalu hanya naik 7,7%," kata Fuad, pekan lalu.
Hanya saja, pertumbuhan ini masih jauh dari target tahun ini. Di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014, target penerimaan pajak Rp 1.072,38 triliun, tumbuh 16,40% dibandingkan setahun sebelumnya.
Oleh karena itu, Fuad tak yakin, target pajak tersebut bisa tercapai. Ia hanya menjanjikan, akan memanfaatkan waktu yang tersisa hingga akhir tahun ini untuk mengumpulkan pajak sebanyak banyaknya.
Selain itu, ada hambatan dari eksternal berupa pelambatan ekonomi yang berakibat penurunan setoran pajak.
